Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup dan Mengenal Bagiannya

Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup - Termudah.com | Saya kali ini akan jelaskan tentang bagaimana cara menggunakan mikrometer sekrup. Mikrometer sekrup adalah alat yang digunakan untuk mengukur panjang, diameter, atau ketebalan suatu benda.

Tingkat presisi (keakuratan) alat ini sangat tinggi, yakni mencapai 0,01 mm atau 10 kali lebih teliti dibandingkan jangka sorong yang hanya mencapai 0,1 mm.

Tingkat presisi yang tinggi ini membuat mikrometer sekrup kerap digunakan untuk mengukur benda berukuran kecil.

Mikrometer sekrup diciptakan pertama kali oleh William Gascoigne pada sekitar abad ke-17. Penciptaan mikrometer sekrup dilatarbelakangi oleh kurang telitinya jangka sorong dalam mengukur benda-benda berukuran kecil.

Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup
Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup, IMG Src: http://www.sipolos.com
Pengembangan prinsip kerja jangka sorong tersebut menghasilkan alat ukur baru dengan tingkat ketelitian mencapai 0,01 mm.

Skala pada mikrometer dibagi dua jenis :

1. Skala Utama

Terdiri dari skala : 1, 2, 3, 4, 5 mm, dan seterusnya yang berada pada bagian atas. Dan nilai tengah : 1,5; 2,5; 3,5; 4,5; 5,5 mm, dan seterusnya yang berada dibagian bawah.

2. Skala Putar atau Skala Nonius

Terdiri atas skala 1 sampai dengan 50. Setiap skala putar atau skala nonius berputar mundur 1kali putaran maka skala utama bertambah 0,5 mm. Sehingga dari logika tersebut dapat diperoleh 1 skala putar = 1/100 mm = 0,01 mm

Ada 8 bagian mikrometer sekrup yang perlu Anda ketahui. bagian-bagian tersebut antara lain:

1. Poros Tetap. Terletak di ujung lengkung frame dan tidak bisa bergerak.

2. Poros Geser. Terletak di ujung lengkung frame lainnya dan bisa digerakan dengan memutar pemutarnya.

3. Skala utama. Terletak sejajar poros geser dan menujukan skala dalam satuan mm.

4. Skala Nonius atau Skala Putar. Terletak di samping skala utama dan memutari skala utama. Ketelitian skala nonius adalah 0,01 mm.

5. Pemutar. Terletak di samping skala nonius dan dapat diputar untuk menggerakkan poros geser.

6. Pengunci. Untuk mengunci poros geser agar tidak bergerak.

7. Rachet. Tidak memiliki fungsi selain untuk membantu pergerakan poros geser. Jika poros geser bergera, rachet juga ikut bergerak.

8. Frame. Berbentuk U sebagai rangka poros.

Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup

Setelah memahami bagian-bagian alat ini, selanjutnya silakan praktekan cara menggunakan mikrometer sekrup sebagaimana berikut:

1. Pastikan pengunci poros geser dalam keadaan terbuka agar poros geser dapat digerakan. (Perhatikan cara memegang mikrometer sekrup seperti terlihat pada gambar di samping!)

2. Lalu kalibrasi terlebih dahulu apakah saat poros tetap dan poros geser bertemu, kedua skala baik skala utama maupun skala putar menunjukan angkan nol.

3. Setelah itu, putar pemutar supaya rahang poros geser bergerak mundur. Ambil benda yang hendak diukur ketebalannya dan letakan di antara poros geser dan poros tetap.

4. Putar pemutar supaya poros geser menjepit benda.

5. Setelah terjepit sempurna, putar pengunci agar poros gerak tidak berubah lagi. Setelah itu, kita dapat membaca skala hasil pengukuran alat ini.

Cukup mudah bukan. Dan begitulah caranya untuk menggunakan mikrometer sekrup.oke sekian semiga bermanfaat terimakasih.

0 Response to "Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup dan Mengenal Bagiannya"

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel